Wednesday, January 30, 2013

Cerita saya

"Tuhan aku lapar, sangat lapar
tapi aku tidak minta makanan, 
aku hanya minta berkatilah mereka yang kelaparan sepertiku..

Aku sakit sangat sakit tapi aku tidak minta kesembuhan 
aku hanya minta sembuhkan orang yang sakit sepertiku

Aku hidup sebatang kara, tapi aku tidak minta penghiburan , 
aku hanya minta hiburkan mereka yang kesepian

Bajuku penuh tampalan, tapi aku tidak minta baju baru, 
aku hanya minta berkati mereka yang kekurangan

Aku tidak ingin mukjizatMu 
meskipun aku tahu Engkau sanggup melakukannya
aku hanya minta tunjukkan mukjizatMu 
kepada mereka yang tidak mempercayaiMu

Jika aku meninggal, aku tidak ingin ada yang menangis 
tapi aku ingin mereka tersenyum, 
tersenyum kerna aku merupakan pujaannya

Malam ini aku tidak minta apa-apa untuk diriku
jadilah menurut kehendakmu dibumi seperti di syurga
kerna aku tahu, bersamaMu semua akan Engkau berikan"

Skrip yang duulu.. 
tapi siapa sangka sebenarnya ini babaklah sebenarnya yang paling menyentuh hati saya
saya selalu minta, minta, minta 
tapi tidak pernah mau dengar Dia

Walaupun selama ni saya selalu berharap sama Dia,
saya cakap saya kasi serah hidup sama Dia .. 
tetap ada masa yang Daging yang meminta
bukan Roh..
Kehendak, bukan Keperluan
sampai satu tahap lupa pasal semua yang penting sebab ada Keseronokan

Sampailah saya terbaca ini ayat masa dapat skrip..
ada suara, untuk penyerahan sepenuhnya
supaya tetap percaya, tetap kuat dan berani di dalamnya
untuk melayani, bukan dilayani..
sampai skarang pun sebenarnya masih lagi pandai tiba-tiba keluar air mata
bila dengar ni ayat. Dan itulah cerita saya.. :)
Reactions:

2 comments:

Clare Cheal Ared JC. said...

^^ sa rindu sdh time kta sama2 uat gathering...

Nia said...

kuasa Tuhan Yesus tu semua..:) God bless us all..

All rights reserved by Catholic Youth of St.Paul unless stated.